Ilmuwan Fiji: Akar Masalah Polusi Plastik ada Pada Produksi dan Ekstraksi

Upacara kuno memanggil penyu suci Di desa Nacamaki, Fiji terancam oleh ancaman polusi plastik. Negara-negara hilir seperti Fiji menjadi korban utama akumulasi sampah plastik melalui perairan internasional. Di negara hilir, Sampah plastik menjadi begitu sulit untuk dikelola sehingga beberapa masyarakat adat dan lokal menghadapi dilema untuk menggunakannya sebagai bahan bakar memasak. Guna mengatasi ini, fokus penanganan sampah plastik di laut harus beralih ke sumber masalahnya, yaitu hulu di mana ekstraksi dan produksi terjadi.

Nelayan Teluk Balikpapan yang Semakin Tersudut Proyek IKN

Pembangunan Kota Nusantara mengancam kehidupan 10 ribu nelayan di Teluk Balikpapan, menurunkan pendapatan dan merusak ekosistem pesisir. Walhi menekankan perlunya evaluasi kebijakan pemerintah pasca-pemilu 2024, termasuk UU Perlindungan Nelayan yang mengamanatkan perlindungan dan pemberdayaan nelayan.

Nelayan: Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Buka Akses Informasi Kepemilikan Kapal Besar

Koalisi Tim 9 melakukan aksi damai di Jakarta, Banda Aceh, dan Bitung, mendesak ratifikasi Konvensi ILO 188 untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi nelayan. Isu-isu utama termasuk ketidakadilan dalam sistem bagi hasil, kurangnya perlindungan terhadap perempuan nelayan, dan prioritas kebijakan yang tidak memadai terhadap keberlanjutan ekologi

Bappenas dan WRI merancang peta jalan untuk mengurangi emisi karbon industri nikel. Peta jalan tersebut akan selesai pada September 2024 dan diimplementasikan sesuai RPJMN 2025–2029.